abumundzir’s blog

Bohong kok dirayakan…??

april mop Tanggal 1 April dikenal sebagai “April Fools Day” yang di Indonesia akrab dikenal dengan “April Mop”. Hari apakah itu? Hari penghalalan kebohongan, bukan saja dianggap halal, tapi diberbagai daerah dijadikan sebagai perayaan. Padahal, bukankah bohong dalam Islam merupakan dosa??!!

jika banyak orang yang dikerjain/dibohongin tanggal 1 April, itu bukan suatu hal yang langka! Pada hari itu orang percaya bahwa sah-sah saja membohongi orang lain. Misalnya menelepon orang untuk datang kerja padahal itu hari liburnya atau menukar isi gula dengan garam atau memajukan jam seseorang sehingga ia hadir di suatu acara lebih awal dan masih banyak lelucon klasik lainnya.

Banyak situs yang menawarkan cara-cara membohongi korban dan media massa juga sering ikut memainkan lelucon pada hari yang oleh beberapa kalangan dianggap wajib untuk berbohong.

Asal Mula

Hari April Fools konon mulai diperingati pada abad ke-16 di Perancis. Menurut keterangan di situs USIS, dulu awal tahun baru jatuh pada tanggal 1 April. Cara merayakannya mirip dengan sekarang, dengan pesta dan dansa hingga pagi. Kemudian tahun 1562, Paus Gregory memperkenalkan kalender baru yang tahunnya diawali bulan Januari.

Tetapi ada beberapa kalangan yang belum mendengar atau tidak percaya adanya perubahan itu. Jadi, mereka terus memperingati tahun baru pada tanggal 1 April. Orang-orang inilah yang disebut “April Fools” atau secara harfiah berarti orang-orang yang tertipu di bulan April.

Teori lain yang dimuat “The Washington Post” mengatakan bahwa tradisi ini dimulai pada jaman Romawi kuno, saat orang merayakan festival Ceres awal April. Ceres adalah dewi panen yang putrinya diculik Pluto, dewa dunia ghaib. Ceres diceritakan mengikuti gema suara teriakan anaknya, hal yang mustahil, sebab gema sangat sulit dicari sumber asalnya. Sehingga Ceres dikatakan melaksanakan “a fools errand” atau tugas orang bodoh.

Ada lagi versi yang menyebutkan bahwa perayaan “April Mop” berkaitan dengan sejarah pembantaian muslimin Spanyol pada tanggal 1 April. Pada tanggal itu, pihak Kristen menyerang kaum muslim dan membunuh semuanya, lelaki, perempuan, juga anak-anak kecil. Peristiwa berdarah yang menyedihkan ini lalu dirayakan oleh tentara Kristen. Perayaan ini akhirnya dirayakan setiap tahun bukan hanya di Spanyol, tapi di seluruh dunia sebagai April Fool’s Day.

Entahlah, mana yang benar dari versi-versi yang ada, sebab ada juga satu sumber yang menyebutkan bahwa asal-usul April Mop tidak diketahui secara pasti (mana yang benar).

Menjadi Kebiasaan

Pada awalnya, kebiasaan menebar kebohongan ini belum membudaya. Kebiasaan membohongi teman dan anggota keluarga ini, diduga menyebar dari Perancis, ke Inggris dan Skotlandia, lalu ke Amerika saat terjadi emigrasi orang Eropa ke sana.

Di Perancis, disebut Poisson d’avril atau ikan April. Mereka percaya ikan kecil itu gampang tertangkap atau tertipu. Di Skotlandia istilahnya April Gowk, yang berarti burung tekukur yang melambangkan kepolosan.

Di negeri itu, April Fool’s Day malah diperingati selama dua hari. Hari kedua khusus untuk meledek anggota badan dan disebut “Taily Day”. Sah-sah saja jikalau seseorang menempel tulisan “Kick Me” (tendang aku) pada pantat orang lain. Sedangkan di Inggris, “korban penipuan” disebut April Noddie. Di Indonesia sendiri, hari tersebut populer dengan nama April Mop. Dalam bahasa belanda “mop” berarti kelakar.

Etika Bercanda

Bercanda atau bergurau boleh-boleh saja, tak perlu menunggu hari tertentu. Tapi tentu saja pakai aturan. Gurauan/canda dalam Islam seharusnya tidak mengandung hinaan atau melukai perasaan muslim yang lain. Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda yang artinya,

“Tidaklah seorang muslim diperbolehkan membuat takut muslim yang lain.” (Riwayat Abu Dawud)

Ketika bergurau, seorang muslim tidak boleh berbohong walaupun untuk membuat orang lain tertawa. Sebagaimana di pahami dari perkataan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam yang artinya ,

“Celakalah seseorang yang berbohong ketika berbicara untuk membuat orang tertawa. celakalah dia! celakalah dia!”

Juga sabdanya,

“Tinggalkan kebohongan oleh kalian, karena kebohongan membawa kepada dosa dan dosa membawa ke neraka.” (Riwayat al-Bukhari dan Muslim)

Dengan demikian perayaan April Mop, bertentangan dengan aturan Islam. Sebab dalam Islam hanya dikenal dua hari raya, yaitu Iedul Fitri dan Iedul Adha selain juga hari jum’at. Itulah hari yang diperintahkan Allah subhanahu wa ta’ala dan rasul-Nya untuk dirayakan umatnya.

Sedangkan hari-hari yang lain seperti Maulid Nabi, Tahun Baru Islam, dan lain-lain, walaupun tujuannya untuk menampakkan syiar Islam atau beribadah kepada Allah subhanahu wa ta’ala, tak perlu dirayakan. Karena selain tidak berdasar, juga melanggar syariat yang ada.

Nah, jika perayaan hari raya yang seperti itu saja seharusnya ditinggalkan, apalagi perayaan April Mop yang isinya jelas-jelas berupa kemaksiatan. Tetapi mengapa kok malah dirayakan?

Sumber : Majalah Nikah Vol. 5 No. 1 April 2006 hal 42-43.

Maret 18, 2009 - Posted by | Tasyabbuh

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: